27Aug Pengalaman Seks di SMA
“Kemana anak itu pergi?”
“Wah, ngga tahu yah, Vin. Ke kantin kali.”
“Dasar tuh anak.”
“Kenapa sih?”
“Uang kantin dia korup semua.”
“Hah? Berapa?”
O.. o.. dalam situasi seperti ini aku sebaiknya tidak memunculkan kepalaku. Untuk menghindari berbagai pertanyaan tentang uang yang pada kenyataannya sudah lenyap dari sakuku. Jadi kuteruskan saja berjongkok di bawah jendela luar kelas, berusaha untuk sedikit menikmati pemandangan sepeda-sepeda motor yang berjejer di depanku.
“Ra..”
“Ssshh..!” kugerakkan telunjukku ke depan mulut.
Hari berjongkok, memandangku dengan penuh tanya.
“Nih, rokoknya.”
“Berapa pak?” tanyaku sambil berbisik.
“Empat Surya, satu Marlboro.”
“Sip..” ujarku sambil mengambil bungkusan plastik itu dari tangan Hari.
Mengintip isinya sejenak, berusaha memastikan benda-benda yang terdapat di dalamnya.
“Ray, Marlboronya buat siapa?”
“Ssshh! Ada deh.”
“Raayy!”
Yaiks. Sebuah kepala muncul dari balik jendela. “Lari!”. Kudorong tubuh Hari dan segera mengambil langkah seribu.
(more…)
27Aug Mimi Pacarku
Sebut saja namaku Dodo, usiaku saat ini 32 tahun, kulit kuning bersih badan agak kurusan sedikit. Ini adalah pengalamanku pribadi semasa aku di Solo (saat ini di Surabaya).
Saat aku kuliah dulu di Solo aku punya pacar anak Palembang sebut aja namanya Esmeralda tapi aku lebih suka memanggilnya Mimi, dia sekolah di SMA di Yogya. Anaknya lugu dan baik hati. Tapi dibalik keluguan itu nafsu sexnya besar sekali dan benar-benar hot! Hampir tiap minggu aku ke Yogya dan main ke kost Mimi. Kost dia punya aturan yang cukup ketat sebagai kost putri di Yogya, tamu untuk siang hari dibatasi jam 08.00 s/d 13.00 dan lanjut sampai 17.00 s/d 22.00
Di hari minggu saat aku ke Yogya waktu sudah menunjukan pukul 12.00 berarti aku cuma ada waktu 1 jam di kostnya, walau ketat aturannya tapi teman yang bermain boleh masuk ke kamar dengan catatan pintu tidak boleh ditutup rapat rapat. Waktu satu jam itu aku manfaatkan dengan baik untuk mencumbunya, aku gerayangi sekujur tubuhnya dari ujung rambut sampai kakinya, kami saling bergumul bak berkelahi saja. Kebetulan tempat tidurnya tepat di belakang pintu kamar.
(more…)
27Aug Orgasme Pertama Verne 2
Kami sama-sama berbaring. Verne mungkin mengira aku sudah habis malam itu. Tapi pikiranku tidak mau kalah. Aku mengingat-ingat apakah benar kelelahan jadi faktor utamaku gagal ereksi?
“Sory Verne.. Ini baru pertama kalinya aku alami” ujarku dengan sangat malu.
“Its Okay, Boy. Kamu kan memang lagi kecapekan..” jawabnya.
Aku tak tahu apa yang dipikirkannya. Tetapi walaupun dia tidak mempermasalahkan kejadian ini, aku yang mempermasalahkannya! Aku meraba penisku dan mencoba mengocoknya. Ternyata penisku bereaksi bagus. Mungkin karena 2 bulan tidak ML? Mungkin saja. Aku terus mengocok penisku dan dalam waktu sangat singkat aku berejakulasi. Aku senang bisa ejakulasi. Itu tandanya aku tinggal menunggu penisku ereksi lagi. Aku butuh makan untuk menambah energiku. Sudah jam 19.00. Aku menelepon room service dan memesan nasi rawon dan ice tea.
(more…)
27Aug Orgasme Pertama Verne 1
Setelah menuliskan “Ria, My First Sex Partner”, aku mendapatkan email dari seorang wanita yang bernama Verne. Usianya 27 tahun. Dia tinggal di satu kota yang berbeda dengan kota tempat tinggalku. Emailnya singkat, hanya menanyakan kebenaran ceritaku. Setelah beberapa kali saling berkirim email, Verne memberikan nomor handphone-nya padaku.
“Boy.. Kamu tinggal di kota mana sih?” tanyanya di email.
“Kota ini.. Cuma aku sering pergi ke luar kota untuk urusan bisnisku” jawabku.
“Wah liburan lebaran ini aku mau ke kotamu.”
“Oh ya? Okay nanti kita atur waktu untuk bertemu. Siapa tahu kita bisa kencan.. Oh ya kirim fotomu dong?” balasku di email.
“Sory, gue nggak ada foto..” balas Verne.
“Ah masa.. Pasti ada lah..” bagiku hampir tak mungkin seseorang tak punya foto.
“Ada sih, tapi jelek.. Ntar aja kalau aku ke kotamu aku foto dan kasih ke kamu”
(more…)
26Aug [Cerita Mesum] Pembantuku yang baru
[Cerita Mesum] Pembantuku yang baru
Aku adalah seorang ayah dari 2 orang anak lelaki yang berusia 9 dan 4 tahun. Isteriku bekerja sebagai Direktur di suatu prusahaan swasta. Kehidupan rumah tanggaku harmonis dan bahagia, kehidupan seks-ku dengan isteriku tidak ada hambatan sama sekali. Kami memiliki seorang pembantu, Sumiah namanya, berumur kurang lebih 23 tahun, belum kawin dan masih lugu karena kami dapatkan langsung dari desanya di Jawa Timur. Wajahnya biasa saja, tidak cantik juga tidak jelek, kulitnya bersih dan putih terawat, badannya kecil, tinggi kira-kira 155 cm, tidak gemuk tapi sangat ideal dengan postur tubuhnya, buah dadanya juga tidak besar, hanya sebesar nasi di Kentucky Fried Chicken.
Cerita ini terjadi pada tahun 1999, berawal ketika aku pulang kantor kurang lebih pukul 14:00, jauh lebih cepat dari biasanya yang pukul 19:00. Anakku biasanya pulang dengan ibunya pukul 18:30, dari rumah neneknya. Seperti biasanya, aku langsung mengganti celanaku dengan sarung kegemaranku yang tipis tapi adem, tanpa celana dalam. Pada saat aku keluar kamar, nampak Sumiah sedang menyiapkan minuman untukku, segelas besar es teh manis.
(more…)
26Aug [Cerita Hot] Namaku Sutini
Pengalamanku saat aku baru menikah 1 tahun, saat itu aku sudah berumah tangga sendiri, karena istriku juga bekerja maka kita mengambil seorang pembantu melalui biro jasa. Pembantuku masih muda sekali usianya kira-kira 16 tahun hanya kulitnya agak putih dan bersih. Dia sampai saat terjadinya kejadian ini sudah bekerja kira-kira 6 bulan.
Saat itu aku ada keperluan mengambil surat-surat yang tertinggal di rumah, pembantuku Sutini namanya tapi panggilannya Tini yang membukakan pintu. Karena aku mencari surat yang tertinggal agak lama maka pintu ditutup lagi oleh Tini dan Tini kelihatannya langsung mandi. Akhirnya aku temukan suratku itu, tapi karena Tini masih mandi maka aku tunggu sebentar untuk menutup pintu depan. Aku duduk di pinggir tempat tidur, memang jendela kamarku menghadap ke belakang sehingga bisa lihat kebun juga kamar serta kamar mandi pembantu yang letaknya di belakang kebun menghadap jendela kamarku. Pintu kamar mandinya kemudian terbuka dan Tini keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk dililitkan ke tubuhnya. Mungkin dianggap rumah sepi tak ada yang tahu jadi dia berani begitu pikirku. Diam-diam aku perhatikan terus, Tini memasukkan pakaian kotornya ke ember cucian dan kemudian balik masuk ke kamarnya. Kamarnya juga tidak ditutup, Tini kelihatan mengambil pakaian dari lemarinya.
(more…)
26Aug [Cerita Dewasa] Pak GuruKu
Sebut saja namaku Etty (bukan yang sebenarnya), waktu itu aku masih sekolah di sebuah SMA swasta. Penampilanku bisa dibilang lumayan, kulit yang putih kekuningan, bentuk tubuh yang langsing tetapi padat berisi, kaki yang langsing dari paha sampai tungkai, bibir yang cukup sensual, rambut hitam lebat terurai dan wajah yang oval. Payudara dan pantatkupun mempunyai bentuk yang bisa dibilang lumayan.
Dalam bergaul aku cukup ramah sehingga tidak mengherankan bila di sekolah aku mempunyai banyak teman baik anak-anak kelas II sendiri atau kelas I, aku sendiri waktu itu masih kelas II. Laki-laki dan perempuan semua senang bergaul denganku. Di kelaspun aku termasuk salah satu murid yang mempunyai kepandaian cukup baik, ranking 6 dari 10 murid terbaik saat kenaikan dari kelas I ke kelas II.
Karena kepandaianku bergaul dan pandai berteman tidak jarang pula para guru senang padaku dalam arti kata bisa diajak berdiskusi soal pelajaran dan pengetahuan umum yang lain. Salah satu guru yang aku sukai adalah bapak guru bahasa Inggris, orangnya ganteng dengan bekas cukuran brewok yang aduhai di sekeliling wajahnya, cukup tinggi (agak lebih tinggi sedikit dari pada aku) dan ramping tetapi cukup kekar. Dia memang masih bujangan dan yang aku dengar-dengar usianya baru 27 tahun, termasuk masih bujangan yang sangat ting-ting untuk ukuran zaman sekarang.
26Aug [Cerita Dewasa] Pacar Kakakku
Siang itu aku sendirian. Papa, Mama dan Mbak Sari mendadak ke Jakarta karena nenek sakit. Aku nggak bisa ikut karena ada kegiatan sekolah yang nggak bisa aku tinggalin. Daripada bengong sendirian aku iseng bersih-bersih rumah. Pas aku lagi bersihin kamar Mbak Sari aku nemu sekeping vCD. Ketika aku merhatiin sampulnya.. astaga!! ternyata gambarnya sepasang bule yang sedang berhubungan sex. Badanku gemetar, jantungku berdegup kencang. Pikiranku menerawang saat kira-kira 1 bulan yang lalu aku tanpa sengaja mengintip Mbak Sari dengan pacarnya berbuat seperti yang ada di sampul vCD tsb. Sejak itu aku sering bermasturbasi membayangkan sedang bersetubuh.
Tadinya aku bermaksud mengembalikan vCD tersebut ke tempatnya, tapi aah.. mumpung sendirian aku memutuskan untuk menonton film tersebut. Jujur aja aku baru sekali ini nonton blue film.
Begitu aku nyalain di layar TV terpampang sepasang bule yang sedang saling mencumbu. Pertama mereka saling berciuman, kemudian satu persatu pakaian yang melekat mereka lepas. Si cowok mulai menciumi leher ceweknya, kemudian turun ke payudara. Si cewek tampak menggeliat menahan nafsu yang membara. Sesaat kemudian si cowok mejilati vaginanya terutama di bagian klitorisnya. Si cewek merintih-rintih keenakan. Selanjutnya gantian si cewek yang mengulum penis si cowok yang sudah ereksi. Setelah beberapa saat sepertinya mereka tak tahan lagi, lalu si cowok memasukkan penisnya ke vagina cewek bule tadi dan langsung disodok-sodokin dengan gencar. Sejurus kemudian mereka berdua orgasme. Si cowok langsung mencabut rudalnya dari vagina kemudian mengocoknya di depan wajah ceweknya sampai keluar spermanya yang banyak banget, si cewek tampak menyambutnya dengan penuh gairah.
(more…)
26Aug [Cerita Mesum] Oral Sex Dengan Anak SMU
[Cerita Mesum] Oral Sex Dengan Anak SMU
Hi, perkenalkan namaku Tedi, keturunan Tionghoa yang berumur 26 tahun dengan tampang biasa-biasa saja. Ini adalah ceritaku yang ketiga dan dalam cerita di sini, akan kuceritakan pengalaman-pengalaman ku beroral sex dengan cewek se-kostku tanpa senggama .
*****
Halo, masih ingat dengan Leni teman kostku, dalam ceritaku yang kedua: Kenikmatan oral sex. Nah sejak kejadian tersebut, hampir tiap hari kami melakukan oral sex, sehingga kami bisa saling meneguk air surgawi lawan masing-masing. Setiap aku ereksi, aku selalu mencari kesempatan untuk main dengan Leni, sehingga spermaku tidak terbuang sia-sia karena selalu habis ditelannya, tentu saja aku juga selalu menyedot cairan cintanya.
Sayangnya kenikmatan tersebut cuma bertahan satu bulan, entah karena apa sehingga Leni harus pindah kuliah di kota kelahirannya. Waduh, penisku sangat sengsara, air maniku kembali terbuang sia-sia. Setiap malam ereksi terus selama beberapa jam, sampai susah tidur, mendambakan kocokan tangan dan bibir cewek.
(more…)
26Aug [Cerita Mesum] I Did It Again (With Sinta)
[Cerita Mesum] I Did It Again (With Sinta)
Hi, rekan-rekan pembaca, kali ini aku akan menceritakan pengalamanku yang lain yang tidak kalah menariknya dari kisah-kisahku sebelumnya seperti, “Hadiah Bagi Pahlawan” dan “Farewell to Diana”. Kembali kuperkenalkan dulu diriku, namaku Leo, sekarang kuliah semester 7 di sebuah universitas swasta di Jakarta, umur 22 tahun dan tinggi badan 178 cm.
Kejadiannya masih dengan orang yang sama dengan kisahku yang sebelumnya, yaitu Sinta. Dia adalah teman sekampusku yang berbeda fakultas, selain itu dia juga teman kostku. Tingginya kira-kira 160 cm, umur 21 tahun, keturunan Chinese sepertiku, rambutnya kini sudah panjang sebahu lebih di-highlight kemerahan. Sifatnya yang periang dan lucu membuatnya mudah dekat dengan orang lain. Namun Sinta ini agak nakal, sehingga tidak heran ketika umur 16 tahun sudah kehilangan keperawanannya, dan sampai sekarang sudah 3 kali pacaran. Dua kali pacaran di SMA yang berumur pendek, dan yang sekarang yang ketiga dengan temanku yang sedang belajar di luar negri.
Saat itu Sinta baru pulang dari rumah sakit setelah beberapa hari lamanya menginap di sana akibat jatuh dari tangga kampus. Walaupun sudah keluar rumah sakit, tapi kaki kirinya masih diberi obat dan belum dapat berjalan dengan benar, sehingga harus dibantu dengan tongkat. Ya, selama masa-masa itulah dia menjadi ‘ratu’ di kost kami, beberapa keperluan seperti makan dan urusan beli membeli dibantu oleh teman-teman kostnya termasuk aku.
(more…)

